Jalan-Jalan Hemat ke Nusa Penida tanpa tour? Bisa kok! Begini caranya

Kelingking Beach, Warna air di Nusa Penida ini memang nggak bercanda cantiknya
Nusa Penida akhir-akhir ini memang sedang ngetop-ngetopnya menjadi destinasi yang diburu turis dunia. Tahun 2020 ini pun menjuarai sebagai #1 Top Backpacking Destination oleh Hostelworld. Rasanya memang nggak cukup sekali berkunjung kesana karena Nusa Penida menyajikan keindahan alam yang tulen dan pantai-pantainya yang keren. Banyak sekali hidden gem yang bisa dikunjungi. Terutama buat kamu yang punya jiwa petualangan.

Ke Nusa Penida ini bisa kok buat ngetrip tanpa tour. Dan memang nggak harus menunggu peserta banyak untuk nyebrang ke pulaunya karena penjualan tiket bisa dibeli ketengan dan mandiri. Nah, barangkali tahun ini kamu berencana kesana, saya mau berbagi pengalaman saya backpackingan ke Nusa Penida selama 3 Hari 2 Malam tanpa travel/ ala backpacker. Terutama mengenai budget trip yang dikeluarkan. Ya meskipun saya tahu bahwa pengeluaran trip setiap orang itu berbeda-beda, model travelingnya berbeda-beda, siapa tahu catatan ini bisa menjadi referensi. Ya sedikit tips juga walau nggak lengkap-lengkap amat. Hehe. Saya kesana sekitar dua tahun lalu.

Yuk break down satu-satu ya...



Tiket Pesawat ke Denpasar

Saya memilih terbang dari Surakarta (SOC) ke Denpasar (DPS), karena selain harga tiket pesawatnya lebih murah (hemat 155 ribu lumayan bisa buat biaya akomodasi semalem. Hihi), juga dekat dari kota tinggal saya di Pekalongan. Tiket pesawat budget airlines one way sekitar 400 ribuan. Kalau terbang dari Jakarta juga sama sih berkisar dari 500 ribuan, hanya saja kurang fleksibel dari kota saya. Sama-sama hanya butuh waktu 1 jam penerbangan.

Kalau ingin menekan budget lewat darat, sepertinya naik bus bisa menjadi pilihan kalau kamu punya waktu lebih. Sekitar 24 jam perjalanan via Surabaya atau Banyuwangi. Waw. Harus siapin tenaga ya kalau mau coba ini, terutama buat kamu yang gampang mabokan.

Tiket Fast Boat dari Sanur
Touchdown Pelabuhan Toyapakeh
Cara menuju ke Nusa Penida dari Bali, kamu bisa langsung menuju ke pelabuhan Pantai Sanur. Disana akan nemu banyak sekali penyedia fastboat tujuan ke Nusa Penida, Nusa Lembongan atau Ceningan.
Kalau saya dulu naik Maruti Expres secara on the spot. Harganya Rp. 150.000 PP. Saya merekomendasikan ini karena sepengalaman saya, ini boat paling murah. Biasanya yang lain sekitar 100 ribuan one way. Perjalanan sekitar 30-45 menit tergantung kondisi ombak. Karena makin banyak orang yang ke Nusa Penida, dan beli di pelabuhan bisa lebih mahal, lebih baik pesan dulu di H-1.

Silakan Hubungin ini ya untuk booking tiket Fast Boat Maruti Express (0813.3875.4848 – Mba Ariana). Sebenarnya ada banyak opsi ke Nusa Penida, bisa dari Pelabuhan Padang bai atau pantai Kusamba, tapi Sanur adalah jalur yang paling dikenal dan mudah.

Sewa Motor
Sesampainya di pelabuhan Toyapakeh, bisa langsung sewa motor agar lebih mudah menuju penginapan. Harganya masih standar kok, sewa motor disana berkisar Rp. 75.000,- / hari (0822.3617.6260 – Wayan).

Penginapan
Untuk urusan penginapan, kembali ke preferensi masing-masing ya tergantung budget. Bisa utak-atik booking.com atau traveloka. Sebagai backpacker ngirit, dulu saya memilih yang dekat dengan pelabuhan dengan menginap di Jasmin Inn. Semalamnya mulai 150 ribu. Karena ngetrip bareng sobat, saya mengambil Double Room 2 Malam= 350 ribu.

Tiket Masuk Wisata
Spot terviral di dunia
Umumnya masuk ke destinasi hanya dikenakan biaya parkir. Berikut rinciannya:

- Tiket ke Kelingking Beach Rp. 5.000,-
- Tiket ke Diamond & Atuh Beach Rp. 5.000,-
- Tiket ke Rumah Pohon, Raja Lima, Pulau Seribu Rp. 5.000,-
- Tiket ke Broken Beach & Angles Bilabong Rp. 5.000

Disana biaya makan masih standar kok. Warganya ramah-ramah pula. Kalau ingin mencari makanan halal, bisa cari disekitar kampung muslim Toyapakeh di sekitaran masjid.

Jadi, kurang lebih segini yang saya keluarkan:
Tiket pesawat Surakarta-DPS PP
800,000
Tiket Fastboat PP
150.000
Sewa Motor @2 Hari
150.000/2 = 75.000
Homestay 3D2N /2
350.000/2 = 175.000
Bensin
35.000
HTM wisata
20.000
Total
1.255.000

Total pengeluaran tadi belum sama makan dan kebutuhan mendadak lainnya. Karena dulu saya juga pertama kali berkunjung ke Bali, saya tidak hanya ke Nusa Penida. Tapi juga menikmati 3 hari dulu explore Bali dan sejuta pesona pantai-pantai dan wisata budayanya.

Ini entah apa nama spotnya, keliling motoran
Atuh Beach, jam 10 pagi saja sudah panas, tapi kece
Meski pun beberapa ada yang bilang Nusa Penida itu destinasi mainstream dan overexposed, sampai sekarang, saya masih ingin sekali kembali kesana. Karena traveling bukan soal destinasinya, tapi bagaimana perjalanannya. Apalagi buat yang belum, harus segera mencicipi petualangan serunya kesana sih paling tidak sekali.

Jadi, kapan nih main ke Nusa Penida? Thanks for reading. Semoga bermanfaat ya!

22 komentar

  1. Waaah ada bahasan Nusa Penida hihi :D

    Saya yang tinggal di Bali justru belum pernah ke Nusa Penida, padahal area rumah saya yang di Bali itu di Sanur. Hanya butuh 5 menit sampai ke area boat-nya. Tapi berhubung saya orangnya penakut untuk naik kapal apalagi nggak bisa berenang, jadi sampai sekarang perjalanan ke Nusa Penida masing dalam angan-angan :P

    By the way, di Bali sekarang banyak banget tempat wisata baru yang lagi naik daun padahal mungkin beberapa tahun lalu nggak ada di-list kunjung. Cuma beberapa memang overexposed hehehe. However, tetaplah Bali selalu di hati yaaaa :D

    Ditunggu cerita perjalanan ke Bali berikutnya :3

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, trip beberapa saat lalu haha

      Wahh, asikknya yang tinggal di Balii. Cobain mbak, orang2 berburu Nusa penida lho, sensasinya seru :D


      Indeed, bali nggak pernah membosankan.. saya masih pengen kesana lagi kapan2 :D

      Sipp thankyouu

      Hapus
  2. Biaya segitu, kebayang sih mesti nabung berapa lamanya. Tapi melihat foto-fotonya, liburan segitu cukup memadai dan memuaskan. Jadi pengen mulai eksplor Indonesia.

    BalasHapus
    Balasan
    1. indeed bro,, worth it.. Nusantara is the bestt alamnya.. ayooo

      Hapus
  3. huwaaaaaa, kangen masa lajang, kenapa ya dulu saya nggak jalan-jalan kayak gini pas masih lajang? :D

    Ngendooonn aja di kamar, nonton film, main game, sungguh nggak keren.
    Sekarang mah sulit explore dengan budget terbatas, karena ada anak.
    Dulu pernah naik motor ke Jogja dari Surabaya, tapi belum punya anak sih.

    Btw, suka ama foto-fotonya, semoga someday saya juga bisa ke situ, aamiin :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hii mbak Rey.. Ngendooonn aja di kamar, nonton film, main game, itu juga saya banget kok mbak,, haha.
      wah enak dong bisa sekalian ajak anaknya ngetrip bareng :D

      Thank you. Amiiin ya mbak

      Hapus
  4. Kalau nggak salah, saya ke Nusa Penida tahun 2014 akhir. Nyeberangnya naik feri dari Padang Bai. Sempat kemping semalam di Pantai Atuh. Sepi banget, yang terdengar cuma suara ombak. Pas cerah, Lombok kelihatan samar-samar.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, Beruntungnya sudah kesana duluan sebelum viral. gimana tuh kondisi jalannya. kalo saya empat tahun kemudia setelah mas moris.

      Itu pun juga masih sepi.. pasti masih natural bgt pastinya ya mas? Mantapp..

      Hapus
  5. Lumayan juga ya ongkosnya, dari Pekalongan saja ongkos untuk satu orang 1.2 juta, kalo dari Tangerang mungkin habis 1.5 juta, belum juga makan dan nginap..😃

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya pak agus, budget besar ada di pesawat,,bisa ditekan dengan bus tp lama..
      kalo penginapan dan makan masih sangat terjangkau lah hehe,, tapi itu worth it sekali kok pakk. :D

      Terima kasih sudah berkunjungg hehe

      Hapus
  6. Duuuh Mas, wishlistku 2020 ini. Uhuyyy
    Pengin kesana bukan karena viral, tp karena diajakin mantan tp gagal.. Kan ngeselin. Wqwqwq
    Btw, budget 3D 2N masih worth it ya.. Untuk pengeluaran makan bisalah menyesuaikan, noted nih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. waduuh bawa mantan :D

      bwangett. worth it.. sipp semoga terlaksana ya mbak..

      Hapus
  7. Kepikiran tahun ini dolan ke Bali, khususnya ke Nusa Penida. Dulu pernah dolan tapi di Lembongan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cus, mas. Bali nggak cukup sekali ya mas... Maaf baru bls hehe.

      Hapus
  8. Gw sering banget ke Bali, tapi kerja. Pasti gak jauh-jauh dari kantor-hotel-kantor-hotel ampe bosen gw -___-'

    Rindu membolang kaya masa kuliah dulu....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau ke bali lagi, jangan lupa mampir kesini mas.. seruu hehe.

      Makasih sudah berkunjung yaa,

      Hapus
  9. Mahal di transportasinya doang ya, hehehe.
    Wisata di sananya mah murah-muraaah..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya broo.. indeed. tapi worth it bgt,. welcome to my blog..

      Hapus
  10. Semoga bisa kesana juga nanti. Mupeng liat foto2nya.

    BalasHapus
  11. Ini incaranku kalau jalan2 ke Bali lagi.. rencananya tahun depan, semoga terwujud..

    btw di sana apa ada sewa mobil juga? jalannya layak gak buat mobil (lebarnya)? soalnya rencana ke sana sama istri dan baby,, jadi gak mungkin kalau motoran :D

    -Traveler Paruh Waktu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin mas,,

      wah kayanya sih ada juga mas,, tapi saya belum riset eh mas. jalanan lebarnya udah bagus kok mas skearang.

      Hapus

Silakan beri pendapatmu tentang tulisan ini, dan bagikan pengalamanmu di komentar ya! Terima Kasih