Akhirnya, Kembali Tertarik Dengan Baca Buku

Belakangan ini, saya sedang suka membaca buku seperti orang kesurupan. Saya juga tertegun mendapati rak buku di ruang tengah kami yang semakin bertambah oleh buku-buku anyar pesananku, kebanyakan novel dan psikologi populer. Tadinya, tak pernah ada koleksi baru karena rak besar itu sengaja diisi untuk mengisi buku-buku agama dan kitab tarajumah peninggalan almarhum Bapak.  Sudah tujuh minggu beliau berpulang. 

Adik saya pada suatu sore, berkelakar melihat saya belakangan ini gemar duduk di ruang tamu, membaca buku. Saya hanya meringis, lalu memintanya membuatkan teh hangat. Sepakat dengan Raditya Dika, enaknya punya adik, bisa disuruh-suruh. 

Saya hampir lupa kapan terakhir jadi penikmat buku. Buku terakhir yang saya baca tahun lalu adalah "The Naked Traveller" jilid pertama. Itu pun berlarut-larut kelarnya. Dan setelahnya lupa buku-buku apa saja yang masuk ke kepala. Mungkin karena saya memang bukan benar-benar pembaca.

Siklus membacaku sebelum ini memang ancur-ancuran. Mungkin lagi-lagi karena pengaruh era digital juga. Biasanya saya hanya membaca artikel dari blog orang, berita viral, status di caption, atau bacaan di Medium yang lima atau tujuh menit usai. Terkadang artikel mampir dari hasil scrolling timeline yang datang secara acak dan tak sengaja. Iya sih, itu memang jenis-jenis bacaan juga. Entah kenapa, saya pikir tidak cukup. I want something more.
The next time you put down a book, remember this: it’s not you. It’s not the book, either. It’s the timing. -Peter Rubin
Semenjak cedera kaki beberapa waktu itu, kebutuhan saya akan bacaan dan semangat saya membaca semakin berkobar-kobar, saya jadi semakin haus bacaan. Atau mungkin karena sudah terpaut lama tidak hanyut dalam imajinasi karena membaca. Seringkali macet saat hendak menulis juga sepertinya menjadi alasan kuat kenapa saya kembali melirik buku. Tidak jarang saya meminta rekomendasi teman, atau iseng mulai mengaktifkan Goodreads untuk mengetahui buku-buku apa saja yang sejiwa dengan saya. Tak pernah se-avid ini. Tak pernah segila ini. Dan ternyata sungguh mengasyikkan.

Tidak ada komentar

Silakan beri pendapatmu tentang tulisan ini, dan bagikan pengalamanmu di komentar ya! Terima Kasih